
Apabila Anda tidak memilih beton ready mix berkualitas, akan muncul masalah seperti retak rambut pada lantai beton. Namun, tidak perlu khawatir karena Anda bisa melakukan pencegahan dengan beberapa cara sederhana.
Tembok ataupun lantai yang retak seperti rambut biasanya muncul karena gesekan atau acian semen yang kurang maksimal.
Tips mencegah retak rambut di lantai beton akan sangat berguna agar tidak mengganggu estetika rumah Anda. Meskipun retakan tampak kecil atau tidak terlalu mengganggu, jika dibiarkan lama-lama akan bertambah lebar.
Daftar Isi
5 Cara Sederhana Mengatasi Retak Rambut
Jika tanda-tanda retakan rambut sudah muncul, Anda perlu segera melakukan tindakan. Berikut ini beberapa pencegahan maupun perbaikan yang bisa Anda lakukan.
1. Lapisi Ulang Menggunakan Material Terbaik
Apabila retakan masih awal dan sangat sedikit jumlahnya, Anda hanya perlu melapisi lantai tersebut menggunakan plesteran atau acian terbaik. Pilih semen yang berkualitas tinggi dengan proporsi campuran yang tepat.
Biasanya retakan juga bisa karena cuaca ekstrem sehingga Anda bisa memilih material yang sesuai.
2. Menggunakan Penguat Beton
Tips mencegah retak rambut di lantai beton bisa dengan menggunakan bahan penguat beton. Ada banyak produk yang dirancang untuk membantu beton lebih merekat kokoh dan otomatis mencegah adanya keretakan.
Cara ini bisa Anda aplikasikan saat pembelian beton ready mix. Pastikan memilih produk yang berkualitas karena penguat beton akan kurang maksimal tanpa material beton awal yang memang sudah kuat.
3. Memastikan Lantai Kering Sempurna
Mengutip artikel Kompas.com, penyebab lantai retak paling umum adalah tergesa-gesa melakukan pengacian padahal beton masih belum kering. Selain itu, hindari lantai yang belum kering dari kontaminasi apa pun sehingga perlu ditutup menggunakan koran atau lainnya.
Lalu pastikan juga proses pengacian berjalan dengan maksimal alias merekat sempurna.
4. Melakukan Perawatan Rutin
Tips mencegah retak rambut di lantai beton selanjutnya adalah melakukan perawatan rutin. Kebanyakan mungkin hanya melakukan perawatan kebersihan tetapi kurang memperhatikan bahan-bahan kimia ataupun tekanan yang mungkin lantai terima.
Oleh karena itu, Anda perlu memastikan lantai terhindar dari bahan kimia dan potensi kejatuhan benda tajam dan berat.
5. Bangun Ulang Struktur Lantai
Apabila kerusakan sudah merembet ke mana-mana, Anda bisa mengambil opsi perbaikan dengan membangun ulang struktur lantai.
Cara ini adalah opsi terakhir apabila kerusakan lantai sudah parah. Lalu, ketika membangun ulang, pastikan seluruh proses berjalan maksimal agar di kemudian hari tidak lagi muncul masalah yang sama.
